Penjelasan: Dalam bahasa Jepang, kata hitungan (satuan) umumnya diletakkan secara langsung setelah kata benda atau setelah partikel dan sebelum kata kerja.
่ปใไบๅฐใใใพใ
Ada 2 unit mobil.
ๅๆใไบๆ่ฒทใใพใใ
Membeli 2 lembar perangko.
2. Menyatakan Jumlah Benda atau Orang: KB + ใ + Keterangan Jumlah + ใใใพใ / ใใพใ
Penjelasan: Digunakan untuk menyatakan jumlah keberadaan benda mati (ใใใพใ) atau makhluk hidup (ใใพใ). Kata bantu hitungan diletakkan langsung setelah partikel ใ.
่ปใไบๅฐใใใพใ
(Positif - Benda Mati) Ada 2 unit mobil.
่ปใไธๅฐใใใใพใใ
(Negatif - Benda Mati) Tidak ada mobil satu pun.
ๅคๅฝไบบใฎๅญฆ็ใไธไบบใใพใ
(Positif - Makhluk Hidup) Ada 3 orang siswa asing.
ๅคๅฝไบบใฎๅญฆ็ใไธไบบใใใพใใ
(Negatif - Makhluk Hidup) Tidak ada siswa asing satu pun.
3. Menyatakan Harga dan Jumlah Pembelian: [Harga] ใฎ KB + ใ + [Jumlah Satuan] + ่ฒทใใพใใ
Penjelasan: Pola ini digunakan untuk menerangkan pembelian suatu barang pada nominal harga tertentu dengan satuan jumlahnya.
80ๅใฎๅๆใไบๆ่ฒทใใพใใ
Telah membeli 2 lembar perangko seharga 80 Yen.
500ๅใฎใใณใใฒใจใค่ฒทใใพใใ
Telah membeli 1 buah roti seharga 500 Yen.
4. Frekuensi Kegiatan dalam Jangka Waktu tertentu: [Jangka Waktu] + ใซ + [Frekuensi / ๏ฝๅ] + KK
Penjelasan: Partikel ใซ (ni) di sini berfungsi menunjukkan batasan rentang waktu untuk menyatakan seberapa sering suatu aktivitas dilakukan.
ไธๆฅใซไบๅใ้ขจๅใซๅ ฅใใพใ
(Harian) Mandi 2 kali dalam sehari.
ไธใๆใซไธๅๆ ็ปใ่ฆใพใ
(Bulanan) Menonton film 1 kali dalam sebulan.
ไธๅนดใซไบๅๅฝใธๅธฐใใพใ
(Tahunan) Pulang ke negara asal 2 kali dalam setahun.
5. Batasan Jumlah atau Hal (ใ ใ = Hanya): KB / Ket. Jumlah + ใ ใ + Predikat
Penjelasan: ใ ใ (dake) ditempatkan di belakang kata benda atau kata hitungan untuk memberikan penekanan bahwa hal tersebut "hanya / cuma" dan tidak ada yang lain.
(Orang) Di perusahaan hanya ada 1 orang pegawai asing.
100ๅใ ใใใใพใ
(Nominal Uang) Hanya punya 100 Yen.
6. Perubahan Bentuk Lampau & Negatif (Kata Sifat & Kata Benda)
Penjelasan: Digunakan untuk menyatakan kondisi di masa lalu (lampau) serta penyangkalannya. (Catatan Pengecualian: ใใใงใ -> ใใใชใใงใ -> ใใใฃใใงใ -> ใใใชใใฃใใงใ).
ไปๆฅใฏๅฏใใงใ
(Sekarang - Positif) Hari ini dingin.
ใใฎใใฏๅฏใใฃใใงใ
(Lampau Positif) Kemarin dingin.
ใใฎใใฏๅฏใใชใใฃใใงใ
(Lampau Negatif) Kemarin tidak dingin.
ใใฎใใฏๆใงใใ
(Lampau Positif) Kemarin senggang.
ใใฎใใฏๆใใใใใพใใใงใใ
(Lampau Negatif) Kemarin tidak senggang.
7. Perbandingan Dua Hal / Komparasi: KB1 + ใฏ + KB2 + ใใ + Kata Sifat + ใงใ
Penjelasan: Pola ini digunakan untuk membandingkan dua hal, di mana KB1 dianggap "lebih [kata sifat]" daripada KB2.
ใใกใใฏใฟใใใใใใใใใงใ
Stroberi lebih enak daripada jeruk.
ไธญๅฝใฏๆฅๆฌใใๅบใใงใ
Cina lebih luas daripada Jepang.
8. Membandingkan dan Memilih Antara Dua Hal: KB1 ใจ KB2 ใจ ใฉใกใใ Kata Sifat ใงใใ
Penjelasan: ใฉใกใ (dochira) digunakan untuk menanyakan pilihan mana yang lebih unggul di antara dua subjek. Jawaban menggunakan ๏ฝใฎใปใใ (no hou ga) atau ใฉใกใใ (dua-duanya).
ๆฅๆฌ่ชใจ่ฑ่ชใจใฉใกใใๅฅฝใใงใใ
(Tanya) Lebih suka bahasa Jepang atau bahasa Inggris?
่ฑ่ชใฎใปใใๅฅฝใใงใ
(Jawab - Satu Pilihan) Lebih suka bahasa Inggris.
ใฉใกใใๅฅฝใใงใ
(Jawab - Dua-duanya) Dua-duanya suka.
9. Perbandingan Paling / Superlatif dalam Kelompok: KB1 [ใฎ ไธญใง] + [KT] + ใ + ใใกใฐใ + Kata Sifat + ใงใใ
Penjelasan: Digunakan untuk menyatakan hal, orang, tempat, atau waktu yang paling menonjol dalam suatu lingkup/kelompok (KB1).